Perkuat Konsolidasi, Pelajar NU Cilincing dan Ansor Rorotan Gelar Halal bihalal

Pelajar NU Cilincing bersama GP Ansor Rorotan

PCNU Jakarta Utara – Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, bersama Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Kelurahan Rorotan mengadakan acara halal bihalal, Sabtu (30/7) . Acara ini diselenggarakan di Masjid Nurul Muhajir Rorotan, Cilincing.

Ada yang berbeda dalam acara halal bihalal ini. Selain diisi dengan sarasehan hari raya, acara ini juga diisi dengan pelatihan menulis yang bertema “Menulis Era Zaman Now Untuk Menjawab Tantangan Aswaja Pada Generasi Milenial”.

Ketua Pelaksana Halal bihalal, Rahmat Sentosa memaparkan bahwa selain momentum silaturahmi, acara ini juga sarana untuk berbagi pengalaman dan keterampilan menulis bersama narasumber acara ini. “Selain momentum silaturahmi pasca idul fitri, acara ini diselingi dengan pembekalan keterampilan menulis bagi para kader muda NU Cilincing. Papar Rahmat.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Cilincing, Fachmi Hasan mengatakan, acara halal bihalal merupakan acara rutin tahunan bagi Ansor Trangkil. Namun, pada tahun ini acara tampak sangat meriah karena kekompakan antara GP Ansor dan Pelajar NU Cilincing.

“Acara ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya karena bisa menyaksikan kekompakan dan kebersamaan Ansor dan Pelajar NU Kecamatan Cilincing yang sudah lama saya impikan,” ungkapnya di sela-sela acara.

Senada dengan hal di atas, Ketua Ranting GP Ansor Rorotan, Bayu Andika mengatakan, “Kita harus menyadari bahwa kita bukanlah makhluk yang sempurna sehingga pasti ada salah dan khilaf. Untuk itu mari kita lapangkan hati kita untuk meminta maaf dan bersedia memaafkan kepada satu dan lainya,” jelasnya

Selain itu, ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader IPNU-IPPNU dan Ansor untuk berbenah diri, bersedia bangkit demi menuju perbaikan diri guna menghadapi tantangan organisasi ke depan yang lebih besar.

“Sudah saatnya kita meningkatkan motivasi gerakan kita, agar mampu menjadi kader muda NU yang bisa melakukan perjuangan dengan cerdas dan profesional,” tambahnya

Ketua Tanfidziyah NU ranting Rorotan, Ustadz Ahmad Muhadis mengimbau kepada segenap kader Ansor dan IPNU-IPPNU agar tidak patah arang dalam melakukan perjuangan. Kader Muda NU, katanya, harus memiliki tekad yang kuat dan motivasi yang besar dalam perjuangan.

“Yang namanya perjuangan pasti selalu ada hambatan-hambatan yang perlu kita lewati setiap waktu, maka dari itu mari kita kuatkan tekad,” paparnya dalam mauidlah hasanah pada kegiatan tersebut.

Hadir dalam acara, Bagas Mulyanto selaku Narasumber acara mengajak kader Ansor dan IPNU-IPPNU untuk giat menulis dan berkarya.

“Menulis merupakan hal yang sangat penting sekali, selain mengembangkan ilmu, menulis juga merupakan sarana untuk mensyiarkan Nahdlatul Ulama kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa menulis merupakan salah satu tradisi ulama dalam berdakwah.

“Yang tak kalah pentingnya, dengan menulis pikiran dan gagasan seseorang dapat tersimpan dalam waktu lebih lama. Banyak ulama dan tokoh yang sudah lama wafat, namun hingga kini masih tetap dikenang melalui tulisan-tulisannya.” Pungkas Alumni Ponpes Lirboyo.

Share this post