Gelar Latihan Kader Muda, IPNU-IPPNU Jakut Angkat Islam Nusantara

Gelar Latihan Kader Muda, IPNU-IPPNU Jakut Angkat Islam Nusantara

 

PCNU Jakarta Utara — Sebagai sebuah organisasi kader, kaderisasi adalah hal yang penting demi keberlangsungan IPNU-IPPNU ke depan. Dan dalam rangka meningkatkan kualitas kader, PC IPNU-IPPNU Jakarta Utara menggelar kaderisasi formal tingkat dua, yaitu Latihan Kader Muda (LAKMUD), pada Jumat-Minggu, 24-26 Agustus 2018 di Gedung Jakarta Da’wah Center, Koja Jakarta Utara. Menariknya, acara tersebut mengangkat tema “Islam Nusantara” dengan menghadirkan ketua PBNU sekaligus penulis “Buku Pintar Islam Nusantara”, KH. Sulton Fatoni,M.Si, untuk memberikan stadium general pada pembukaan acara tersebut.

Khairul Rezky, ketua panitia, menyampaikan bahwa Lakmud tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kader dari segi intelektual dan harakah.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar kualitas intelektual dan harakah kader IPNU-IPPNU terus meningkat”

Adapun ketua IPPNU Jakarta Utara, Anisatul Kamelia, dalam sambutannya menambahkan “kami prihatin dengan sebagian orang yang ikut-ikutan menyerang Islam Nusantara tanpa mengenalnya terlebih dahulu. Dari itu kader IPNU-IPPNU harus mengetahui konsepsi Islam Nusantara yang dimaksud oleh PBNU”

Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari alumni IPNU Jakut yang saat ini menjabat komisioner Bawaslu Kota Jakarta Utara, Mochamad Dimyati.

“Malam ini terasa sangat spesial, terlebih tatkala banon setingkat cabang mampu menghadirkan ketua PBNU sebagai narasumbernya”

Acara dilanjutkan dengan Stadium General membincang Islam Nusantara dengan narasumber KH. Sulton Fatoni, M.Si yang dimoderatori langsung ketua PC IPNU Jakarta Utara, Herly Ramadhani. Dalam penjelasannya, kiai Sulton mengklarifikasi bahwa dari segi bahasa Islam Nusantara bukanlah kalimat majemuk yang menimbulkan makna baru, melainkan aneksi yang berarti Islam di Nusantara.

Kemudian beliau melanjutkan “tema ini bisa dikatakan sudah lama sejak Muktamar NU ke-33 tahun 2015, di Jombang lalu. Dan sekarang ini ibarat NU sedang panen hasilnya, sedangkan orang-orang masih meributkan Islam Nusantara” pungkasnya disambut dengan tepuk tangan para peserta.

Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kemenag Jakarta Utara, komisioner Bawaslu Jakarta Utara, perwakilan Polsek Koja, pengurus NU, dan Banon NU lainnya. (Masrur)

Share this post