Kiai Ma’ruf Amin : Kalau Orang NU Tak Dukung Cawapres dari NU, Innalillahi !

Kiai Ma’ruf Amin : Kalau Orang NU Tak Dukung Cawapres dari NU, Innalillahi !

PCNU Jakarta Utara – Calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin meminta warga Nahdlatul Ulama (NU) agar mendukung kadernya yang maju dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu disampaikan dalam musyawarah nasional dan konferensi besar Nahdlatul Ulama di Banjar, Jawa Barat.

Kader yang dimaksud adalah tak lain adalah KiaiMa’ruf sendiri. Saat ini, Kiai Ma’ruf menjabat sebagai Mustasyar PBNU dan mantan Rais Aam PBNU.

“Kalau ada orang NU yang tidak dukung kadernya yang ikut jadi calon, innalilahi. Ada kadernya jadi calon kok dukung orang lain,” kata Kiai Ma’ruf di pondok pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2). Seperti dilansir dari Kumparan.com,

Sebab, Kiai Ma’ruf mengatakan, Jokowi memilih dirinya sebagai cawapres merupakan bentuk penghormatan kepada ormas Islam bentukan KH. Hasyim Asyari dan ulama.

Dia juga bercerita, para ulama NU-lah yang mendorongnya dirinya menjadi cawapres. Salah satunya Ketum PBNU KH. Said Aqil Siradj. Atas tugas barunya itu, Kiai Ma’ruf kini punya julukan baru, yakni Kiai Jarum Super.

“Saya bilang, saya ini enak jadi Rais Aam, jadi Ketum MUI, jadi cawapres kayak supir taksi kejar setoran. Muter saja sampai saya dijuluki Kiai Jarum Super, jarang di rumah suka pergi muter terus,” kata Kiai Ma’ruf disambut gelak tawa warga NU.

Munas NU digelar sejak 27 Februari dan akan berakhir pada 1 Maret 2019. Jika hari ini Munas dibuka oleh Jokowi, maka penutupan Munas akan ditutup oleh Wapres Jusuf Kalla.

Share this post